Public Training

Public Training
Sari and Team

Senin, 13 Mei 2013

Penyusunan Konsep dan Desain Kebijakan Pemerintah Daerah Inovatif - Yogyakarta


Offering Training
Penyusunan  Konsep dan Desain Kebijakan Pemerintah Daerah Inovatif
DESCRIPTION
Semenjak implementasi desentralisasi di banyak daerah otonom diberlakukan, kini sedikit mulai terlihat beberapa Pemda yang memiliki konsep dan desain  kebijakan pembangunan daerah yang terencana, inovatif, dan tentunya reformis, sebagaimana telah ditunjukkan oleh Pemkab Kutai Timur, Pemkab Jembrana, Pemkot Tarakan, Pemkab Sragen, Pemprop Gorontalo dll.  Jumlahnya tidak banyak, hanya 10% dari seluruh kabupaten/ kota dan propinsi di Indonesia yang berinovasi serta melaksanakan reformasi birokrasi secara efektif dalam pemerintah daerahnya.
Reformasi birokrasi publik pada pemerintah daerah dilaksanakan tidak hanya mencakup perombakan struktural menuju perampingan ukuran dan komponen birokrasi, sebagaimana diamanatkan dalam PP No. 41 Tahun 2007. Lebih dari itu, reformasi birokrasi publik juga mencakup perubahan secara gradual terhadap nilai (public value) dan budaya aparat pemerintah daerah yang berimplikasi pada etos kerja, kualitas pelayanan publik, hingga perubahan perilaku sebagai penguasa (ambtenaar) menjadi pelayanan & pengayoman.
Reformasi struktural birokrasi pemda juga memiliki varian lain, yakni reengineering process terhadap pelayanan publik. Reformasi ini menekankan pada rekayasa mekanisme pelayanan publik yang dilekatkan dengan aspek struktural suatu birokrasi publik. Perubahan struktural mesti diikuti oleh perubahan kultural, berupa internalisasi mindset dan perilaku, serta revitalisasi etos kerja.
Beranjak dari keinginan untuk melepaskan diri dari budaya birokratis yang kaku, beberapa kepala daerah mengarahkan perubahan kultural menuju corporate culture yang berlandaskan semangat kewirausahaan. Inovasi kebijakan Pemda biasanya dimulai dengan pembenahan kelembagaan birokrasi pemerintah daerah sebelum akhirnya merambah pada pembenahan di sektor lain, misalnya peningakatan kualitas pendidikan dan perluasan akss masyarakat ke dalamnya, peningkatan mutu kesehatan, penggalian potensi daerah untuk melakukan pembangunan berbasis keunggulan lokal, penggalakan usaha-usaha di bidang jasa, dll.
Beberapa fakta di lapangan menunjukkan bahwa mayoritas aparatur pemda masih terkait erat dengan langgam keterikatan sistem yang diberlakukan secara birokratis. Belum ada perubahan yang bersifat ideologis dan paradigmatik secara sistemis dalam kelembagaan Pemda dan tidak lagi semata-mata tergantung pada sistem dan figur kepala daerah. Ke depan, diperlukan adanya  visi strategis dan konseptual dalam merancang kebijakan Pemda yang inovatif, efektif dan akhirnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Oleh karena itu, diperlukan adanya pemahaman dan orientasi yang berbasis pengetahuan dan pengalaman terbaik  yang telah teruji sebagai acuan untuk mebangun inovasi-inovasi kebijakan Pemda di daerah-daerah lain.
Workshop ini dimaksudkan sebagai media untuk “berbagi” basis pengetahuan dan best practices inovatif yang telah dikembangkan di berbagai daerah dalam rangka menyusun konsep dan desain kebijakan Pemda yang inovatif.
WHO SHOULD ATTEND
  • Staf dan Pejabat Dinas/SKPD/UPT di lingkungan PEMDA,
  • Staf & Pejabat SETDA,
  • Pengelola BUMD,
  • Dosen,
  • Konsultan Pemda, Praktisi Bisnis dan Pihak-Pihak Lain yang berminat dan terkait
OBJECTIVE
  • Peningkatan profesionalisme dan wawasan bagi peserta di dalam penyusunan konsep dan desain kebijakan Pemda beserta segenap perangkatnya yang inovatif.
  • Mendorong praktek inovasi di lingkungan kebijakan sektor publik untuk membangun daya saing pemerintah daerah dan sekaligus memecahkan masalah-masalah klasik Pemda dengan cara-cara baru yang mengedepankan kemampuan daerah sendiri dan segenap komponen di dalamnya.
  • Peningkatan pemahaman dan praktek knowledge management dalam inovasi kebijakan Pemda dan sharing best practices gagasan dan praktik inovasi yang berhasil di berbagai Pemda di Indonesia.
SUMMARY OUTLINE
  1. Konsep Knowledge Management dalam Administrasi Publik
  2. Inovasi Organisasi Pemerintah Daerah
  3. Konsep Pembelajaran bagi Organisasi Pemerintah Daerah
  4. Analisis Sistem dan Dinamika Transformasi Pemerintah Daerah
  5. Best Parctices Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah
  6. Aplikasi Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah di Bidang Keuangan Daerah
  7. Aplikasi Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah di Bidang Kesehatan & Pendidikan
  8. Budaya Inovatif di Lingkungan Pemerintah Daerah
COURSE METHOD
COURSE SPEAKER
v  Presentation
v  Discuss
v  Case Study
v  Evaluation
v  Simulation
Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)
(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )
TIME & VENUE
COURSE FEE
Hotel Jentra  Jl. Dagen 85 Malioboro Yogyakarta
Telp (0274580789)

19 - 21 June 2013

3 days
08 am – 04 pm
In House Training:
Depend on request
IDR 5.800.000,- Per Participant non residential

Course fees can be transferred to the following account number :
CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

FACILITY
INFORMATION AND REGISTRATION
¨  Module / Handout
¨  Certificate
¨  Souvenir
¨  Training Kit
JP Consultant
Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta
Phone        :  02743326339
Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com
Web           :  www.jptrainingcenter.com
Contact      : Tina ( 085741853818)
                     Sari (08122758271)
                    Damiri (081944111699)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar